Pada suatu pagi saya diajak jalan-jalan Rich Dad menikmati matahari pagi, pemandangan pegunungan, deru air terjun yang berlomba sampai ke dasar tebing di sekitaran lokasi kami menginap. Berhentilah kami memandangi sebuah warung kecil, pintu masih tertutup dengan gembok menempel di gagang pintu nya. Saya bertanya jam berapa warung ini akan buka, dulu sekali kami pernah kesini lebih pagi namun sudah melayani setiap pembeli yang datang pada seorang lelaki paruh baya yang datang menghampiri dengan sarung terselempang dan kupluk di kepala, khas daerah dingin.
Meskipun berupa kesulitan tetapi membuat kita lebih dekat dengan Allah maka sungguh itu adalah sebuah kenikmatan. Tetapi walau berupa kemewahan dan kesenangan namun itu membuat kita jauh dari Allah SWT, sunggu itu adalah sebuah musibah - Heppy Trenggono -