Banyak
teori yang diberikan tentang bagaimana tradisi ini bermulai. Sayangnya, tidak
ada di antara berbagai teori tersebut yang konklusif, Pada akhirnya, asal-usul
dari “kebiasaan berbohong di bulan April /April Mop” tetap menjadi sebuah
misteri bagi kita, seperti sejak tahun 1708.
Teori
yang paling populer mengenai asal-usul hari April Mop melibatkan masa reformasi
kalendar Perancis pada abad ke-16 Masehi. Teorinya kira-kira seperti ini : pada
tahun 1564 Perancis mereformasi kalendarnya, memajukan awal tahun dari akhir
bulan Maret menjadi tanggal 1 Januari. Orang-orang yang ketinggalan perubahan
tersebut dan secara keras kepala tetap berpegangan kepada sistem kalendar yang
lama dan terus merayakan tahun baru pada minggu yang berada di antara 25 Maret
dan 1 April, akhirnya dipermainkan oleh orang-orang. Orang yang berniat jahil
kepada mereka secara sembunyi-sembunyi menempelkan kertas berbentuk ikan di
punggung mereka. Korban dari kejahilan ini pada akhirnya disebut ‘poisson d’Avril’, atau
April fish (yang pada akhirnya menjadi istilah di Perancis untuk April Mop),
dan akhirnya tradisi tersebut lahir.
Yang
lainnya mengatakan bahwa (kebiasaan, -pent) ini telah berlangsung jauh lebih
lama sebelum waktu tersebut, yang dimulai pada zaman kuno sebagai bagian dari
perayaan polytheist (penyembah berhala) pada tanggal tertentu di awal musim
semi. Sebagian lainnya mengatakan bahwa (pada hari itu, -pent) memancing tidak
menghasilkan ikan satu pun tangkapan pada hari pertama musim semi tersebut, dan
akhirnya hal tersebut dibuat sebagai sebuah praktek (kebiasaan, -pent) pada
awal bulan April.
Menurut
legenda, Duke of Lorraine dan istrinya pernah dipenjarakan di Nantes. Mereka
melarikan diri pada 1 April 1632 CE dengan menyamarkan diri mereka sebagai
petani dan berjalan melalui pintu gerbang depan. Seseorang melihat mereka
melarikan diri dan memberitahukan kepada para penjaga. Tapi para penjaga
percaya peringatan tersebut adalah “poisson d’Avril” (atau lelucon April Mop)
dan menertawakannya, sehingga memungkinkan bangsawan dan istrinya untuk
melarikan diri.
“April’s
fish” juga dikatakan karena gerakan matahari dari Pisces (Februari 20-Maret 20)
menuju tanda (zodiak, -pent) berikutnya. Beberapa teori percaya bahwa penamaan
ini setelah mengubah kata ‘passion (sebagai simbol bagi penyiksaan yang
diderita Yesus) menjadi ‘poisson d’Avril’.
Cerita
rakyat Inggris menghubungkan hari April Mop dengan kota Gotham, kota legenda
orang-orang bodoh yang terletak di Nottinghamshire. Menurut legenda, adalah
tradisi di abad ke-13 bahwa setiap jalan yang Raja injak menjadi milik umum.
Jadi ketika warga Gotham mendengar bahwa Raja John berencana untuk bepergian
melalui kota mereka, mereka menolak dia masuk, tidak ingin kehilangan jalan
utama mereka. Ketika Raja mendengar ini, ia mengirim tentara ke kota. Tapi
ketika tentara tiba di Gotham, mereka menemukan kota yang penuh orang gila yang
terlibat dalam kegiatan bodoh seperti menggelamkan ikan atau berusaha untuk
mengandangkan (menangkap, -pent) burung di atas pagar yang tidak memiliki atap.
Perbuatan bodoh mereka semuanya hanyalah acting semata, tetapi Raja jatuh
terkena tipuan mereka dan menyatakan kota tersebut terlalu bodoh untuk mendapat
hukuman. Sejak itu, menurut legenda, April Mop diperingati untuk mengingatnya.
Kebohongan
pertama pada tradisi ini tercatat di majalah Inggris. Edisi 2 April 1698,
Dawks’s News-Letter (sebuah koran Inggris) melaporkan bahwa, “kemarin adalah
hari pertama April, beberapa orang dikirim ke Tower Ditch untuk melihat singa
dicuci.” Mengirimkan orang-orang yang mudah tertipu ke Menara London untuk
melihat “pencucian singa” (upacara yang tidak sebetulnya tidak ada) adalah
sebuah lelucon yang populer. Akhirnya menjadi tradisi untuk
melakukan lelucon ini pada hari April Mop. Contoh-contoh untuk hal itu
terjadi di tengah abad kesembilan belas. Di abad ke delapan belas
referensi tertulis tentang April Mop menjadi banyak dan muncul di seluruh
Eropa.
Salah
satu insiden paling terkenal yang terjadi di Eropa pada tanggal 1 April adalah
ketika koran Inggris, The Evening Star, mengumumkan pada Maret tahun 1746 CE
bahwa pada hari berikutnya-1 April-akan ada parade keledai di Islington,
Inggris. Orang-orang bergegas untuk melihat hewan-hewan ini dan ada kerumunan
besar. Mereka terus menunggu dan ketika mereka bosan menunggu, mereka bertanya
tentang kapan parade akan diadakan. Mereka tidak menemukan apa-apa, dan kemudian
mereka akhirnya menyadari bahwa mereka telah datang untuk melakukan pameran
dari diri mereka sendiri, seolah-olah mereka keledai!
Di
atas adalah hanya untuk menunjukkan sejarah acara ini. Namun, tidaklah penting
untuk mengetahui apakah sumber aslinya dan bagaimana hal itu bisa terjadi. Apa
yang penting bagi kita adalah hukum yang terletak tenrang perayaan ini.
Praktek
ini tentu saja tidak pernah ada di era kejayaan Islam, di mana kaum muslimin
sangat menghargai hukum Islam dan dipegang dengan erat sebisa mungkin. Acara
ini pasti tidak diinisiasi oleh kaum muslimin, tetapi sebaliknya, oleh
musuh-musuh mereka.
Bagian
yang disayangkan adalah bahwa banyak Muslim telah membuat praktek ini umum bagi
mereka untuk berbohong kepada istri-istri mereka, teman atau kerabat dan
menyebabkan mereka penuh duka dan menakut-nakuti mereka dengan berbaring
(pura-pura mati, -pent) pada hari ini, mengklaim bahwa itu adalah hanya
lelucon. Seringkali, orang meninggal sebagai akibat dari beberapa kebohongan
ini karena serangan jantung atau menjadi lumpuh (karena kaget, -pent) dari
dampak kebohongan mereka. Beberapa orang bahkan telah menceraikan istri-istri
mereka dan orang lain mengatakan kedustaan tentang istri seorang laki-laki,
sehingga sang suami membunuh istrinya.
Tidak
ada akhir untuk cerita tragis yang terkait dengan hari ini. Satu-satunya cara
supaya seseorang dapat menahan dirinya sendiri dari jatuh dalam kejahatan
praktek (April Mop, -pent) ini adalah dengan mengingat syariat yang melarang
berbohong bahkan dalam bercanda.
Diterjemahkan
dari : islamweb.net/emainpage/index.php?page=articles&id=157646
Komentar
Posting Komentar