Langsung ke konten utama

Membangun Karakter Bangsa

Apa yang kita bangun saat ini adalah dalam rangka membangun karakter.
Rasulullah SAW tidak membangun gedung yang tinggi menjulang, tidak membangun jembatan yang panjang tetapi karakter yang dibangunnya.

Indonesia untuk maju bisa belajar dari Jepang, dari China, dari India, dari Amerika tetapi kenapa tidak ada yang jadi sama sekali di Indonesia? Karena ada satu kata yang hilang yaitu karakter, termasuk didalamnya pembelaan terhadap bangsa sendiri.

bagaimana keadaan kita saat ini?
Kenapa kita tidak menguasai pasar Indonesia? karena ita tidak tahu kenapa itu harus dikuasai.
kalau Indonesia adalah rumah, menjadi surga bagi penghuninya tetapi indonesia tidak menjadi surga buat kita. Indonesia menjadi surga bagi produk asing.

Benarkah demikian?
80% tekstil di kuasi asing. apa artinya?
Itu artinya kita tidak berbuat apapun untuk bangsa ini. Yang kita tahu, bangsa ini kuat di tekstil, yang kita pikir juga kita sangat kuat disektor tekstil, lalu bagaimana bagaimana dengan farmasi? pun sama 80% farmasi di kuasai asing.
pasar teknologi, industri teknologi 92% dikusai oleh asing, artinya tidak ada karya bangsa yang kita pakai sampai saat ini. Hal berbeda jika ini terjadi di Jepang, kalau ini terjadi di China, kalau ini terjadi di Amerika, maka mereka memilih berperang dari pada harus tidak berbuat sesuatu untuk bangsanya.

Lihat ke pasar-pasar, ke mall-mall, apa yang kita lihat? adakah produk-produk indonesia yang hadir disana? Ternyata kita semain tidak berdaya.
sejak di berlakukannya perdagangan bebas 2004, maka 429 perusahaan tekstil kolaps, tahun 2008 ada 200 industri gulung tikar, dan 2010 defisit perdagangan dengan China sebesar 53 Triliun. Padahal pemerintah selalu bilang bahwa nilai ekspor Indonesia naik terhadap China, tetapi mereka "lupa" membicarakan defisit perdangannya.

Lalu apa yang sedang terjadi dengan bangsa ini? akankah kita berdiam diri menjadi penonton dalam perhelatan ini? atau berbuat sesuatu?
Mari bergabung dalam barisan Gerakan Beli Indonesia, jika bangsa Indonesia berjaya karenanya kita ada didalamnya, namun jika belum juga bangkit atau bahkan terpuruk lebih dalam lagi maka setidaknya kita pernah melakukan sesuatu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Golden Money Management

Golden Money Managemen by IIBF Kaya dan bergelimpangan harta, siapa sih yang gak mau? pasti semua orang memimpikannya waktu kecil hingga beranjak dewasa, bahkan yang sudah dewasa dan menjadi orang tua pun masih tetap memimpikan suatu saat nanti akan bisa kaya. Walaupun dalam mendeskripsikan tentang apa itu kaya, setiap orang bisa berbeda-beda, ada yang mengatakannya hidup berkecukupan, ada juga yang mendefinisikan tidak mempunyai hutang, adapula yang asal kaya hati, tetap saja kaya, dan masih banyak lagi.

Nenek Sarinem

Pada suatu pagi saya diajak jalan-jalan Rich Dad menikmati matahari pagi, pemandangan pegunungan, deru air terjun yang berlomba sampai ke dasar tebing di sekitaran lokasi kami menginap. Berhentilah kami memandangi sebuah warung kecil, pintu masih tertutup dengan gembok menempel di gagang pintu nya. Saya bertanya jam berapa warung ini akan buka, dulu sekali kami pernah kesini lebih pagi namun sudah melayani setiap pembeli yang datang pada seorang lelaki paruh baya yang datang menghampiri dengan sarung terselempang dan kupluk di kepala, khas daerah dingin.

How To Be Debt Free : 6 Kesalahan Terbesar Pengusaha

Sahabat Pejuang sekalian... Semoga hari ini sahabat sekalian berbahagia selalu. Saya ingin menuliskan kisah perjalanan kebangkitan hidup dan binsis dari seorang pengusaha yang sangat fenomenal di Indonesia. sebuah kesempatan langka bisa banyak memimba ilmu dari yang bersangkutan, beliau adalah Ir. H. Heppy Trenggono, M. Kom. Inspirasi perjalanan dalam membangun bisnis dan kehidupan tertuang dalam sebuah workshop "How to be debt Free" atau Bagaimana Lepas dari Lilitan Hutang. Heppy Trenggono, dulu pernah terlilit hutang hingga 62 miliar dan Alhamdulillah bisa terlepas  dan bahkan meloncat menjadi triliuner dalam waktu relatif singkat.  Beliau memberikan trik dan teknik melunasi hutang hutang yang cukup besar ini.  Biografi beliau nanti kita bahas terpisah, bahkan sudah ada yang membukukan "10 pengusaha sukses yang membangun bisnis dari nol", silahkan cari sendiri bukunya, kalau tidak salah terbitan Gramedia. Selamat mempelajari materi busines yang luar bias...