Langsung ke konten utama

PT. DI Cooperation with EUROCOPTER

PTDI signed a cooperation agreement on Airframe production with Eurocopter in the end of 2008. The cooperation is a continuation of long history of cooperation between PTDI & Eurocopter which began in 1978, when PTDI (former IPTN) began assemble SA-330 “Puma” Helicopter, then continued in 1981 with the production of airframe for AS-332 “Super Puma” MK I

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) and Eurocopter Directors celebrated today in Bandung the beginning of Airframe assembly for EC725/EC225 Helicopters, the latest version of the “Super Puma” family. This milestone highlights the excellent project coordination and relationship between the two teams. The first fuselage is expected to be delivered at the end of 2011.

Eurocopter chose PTDI as the main Supplier in the world for the airframe component on this family of helicopters. The work package will absorb no less than 50% of domestic share value from the manufacturing of elementary parts in more than 4000 parts and assembly of major component, in more than 500 sub-assemblies.
 
Through this cooperation PTDI will produce Tail Boom and Fuselage for EC725/EC225 Helicopters until 2020. The production phase will start with the production of tail boom, in January 2010 and will be continued with the production of fuselage in May 2010. The first Tail Boom is expected to be delivered in October 2010, while the first Fuselage is intended to be delivered in November 2011. 6 Tail Boom units will be delivered in 2011, followed by 10 units in 2012 and then 12 units per year (one unit per month) during the remaining years until 2020.

Eurocopter is assisting PTDI during the early stage of the cooperation (non recurring-phase) in the following areas: product planning and tooling; qualification of special processes, jigs and production facilities; certification of key production staff ; procurement planning and supply-chain management. The assistance will enhance DI capabilities to produce airframe for the most advanced transport helicopters.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Golden Money Management

Golden Money Managemen by IIBF Kaya dan bergelimpangan harta, siapa sih yang gak mau? pasti semua orang memimpikannya waktu kecil hingga beranjak dewasa, bahkan yang sudah dewasa dan menjadi orang tua pun masih tetap memimpikan suatu saat nanti akan bisa kaya. Walaupun dalam mendeskripsikan tentang apa itu kaya, setiap orang bisa berbeda-beda, ada yang mengatakannya hidup berkecukupan, ada juga yang mendefinisikan tidak mempunyai hutang, adapula yang asal kaya hati, tetap saja kaya, dan masih banyak lagi.

Nenek Sarinem

Pada suatu pagi saya diajak jalan-jalan Rich Dad menikmati matahari pagi, pemandangan pegunungan, deru air terjun yang berlomba sampai ke dasar tebing di sekitaran lokasi kami menginap. Berhentilah kami memandangi sebuah warung kecil, pintu masih tertutup dengan gembok menempel di gagang pintu nya. Saya bertanya jam berapa warung ini akan buka, dulu sekali kami pernah kesini lebih pagi namun sudah melayani setiap pembeli yang datang pada seorang lelaki paruh baya yang datang menghampiri dengan sarung terselempang dan kupluk di kepala, khas daerah dingin.

How To Be Debt Free : 6 Kesalahan Terbesar Pengusaha

Sahabat Pejuang sekalian... Semoga hari ini sahabat sekalian berbahagia selalu. Saya ingin menuliskan kisah perjalanan kebangkitan hidup dan binsis dari seorang pengusaha yang sangat fenomenal di Indonesia. sebuah kesempatan langka bisa banyak memimba ilmu dari yang bersangkutan, beliau adalah Ir. H. Heppy Trenggono, M. Kom. Inspirasi perjalanan dalam membangun bisnis dan kehidupan tertuang dalam sebuah workshop "How to be debt Free" atau Bagaimana Lepas dari Lilitan Hutang. Heppy Trenggono, dulu pernah terlilit hutang hingga 62 miliar dan Alhamdulillah bisa terlepas  dan bahkan meloncat menjadi triliuner dalam waktu relatif singkat.  Beliau memberikan trik dan teknik melunasi hutang hutang yang cukup besar ini.  Biografi beliau nanti kita bahas terpisah, bahkan sudah ada yang membukukan "10 pengusaha sukses yang membangun bisnis dari nol", silahkan cari sendiri bukunya, kalau tidak salah terbitan Gramedia. Selamat mempelajari materi busines yang luar bias...