Langsung ke konten utama

3 Masalah Utama Bangsa Indonesia



Saat ini Kekuatan ekonomi sebuah bangsa ditentukan oleh sektor swastanya, sangat di tentukan oleh pengusaha-pengusaha yang ada di dalamnya. Sebuah bangsa yang sekor swastanya lemat maka ekonominya akan lemat sedangkan yang sektor swasta dan pengusahanya kuat maka bangsa itu akan kuat ekonominya.

3 permasalahan utama yang dihadapi bangsa Indonesia. Pertama menyangkut kehidupan berwiraswasta di Indonesia, Lack Of Entrepreneurship. Entreprenurship tidak hanya dibutuhkan oleh para pengusaha saja tetapi juga kalangan pemerintahan dan birokrat. Jepang tidak akan maju seperti saat ini jika pemimpinnya tidak memiliki jiwa entrepreneurship. China tidak maju seperti hari ini kalau Deng Xioping, tidak memiliki entrepreneurship, sedangkan di Indonesia sendiri memiliki sedikit sekali entrepreneurship.
Kita lihat Amerika memiliki 11% entrepreneurs, China 6%, Singapore 6,7%. Sebuah bangsa untuk maju dibutuhkan setidaknya 2% dari penduduknya adalah pengusaha. Lalu bagaimana dengan Indonesia? Berapa entrepreneurs yang dimilikinya?
Indonesia memiliki kurang dari 2%, bahkan kuran dari 0.5 %, lebih tepatnya adalah 0.18%. Artinya kita memiliki pekerjaan rumah yang luar biasa, disamping menumbuhkan jiwa entrepreneursip di kalangan pemuda untuk menjadi entrepreneurs ditambah lagi menumbuhkan entrepreneurs di kalangan birokrat dan pemimpin bangsa.
Permasalahan kedua adalah, Lack Of Strong Player. Indonesia tidak hanya butuh banyak tetapi banyak dan kuat untuk mewujudkan cita-cita, menjadikan bangsa mandiri, bermartabat dihadapan bangsa lain. Sehingga tidak diremehkan oleh bangsa lain, apalagi dengan Negara-negara kecil seperti Malaysia dan Singapore.
Dan yang ketiga adalah, Lack Of Character. Apa yang benar-benar kita bela? Dimana bangsa ini ketika masyarakatnya di gunting-gunting hidung dan bibirnya, diperkosa, di setrika padahal disaat yang sama mereka menyebut nya sebagai pahlawan devisa? Dimana bangsa ini saat petugas Negara di tangkap pihak asing? Kenapa tidak berbuat apa-apa? Lebih berani masyarakatnya dari pada pemerintah. Ini terjadi karena kita memiliki karakter.
Ada 2 hal yang paling Allah sukai, pertama melangkah menggenapkan perjuangan. kedua, melangkah untuk menjalin silaturahim. Dan ini adalah langah yang harus kita lalui untuk membangun karakter bangsa yang hilang.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Golden Money Management

Golden Money Managemen by IIBF Kaya dan bergelimpangan harta, siapa sih yang gak mau? pasti semua orang memimpikannya waktu kecil hingga beranjak dewasa, bahkan yang sudah dewasa dan menjadi orang tua pun masih tetap memimpikan suatu saat nanti akan bisa kaya. Walaupun dalam mendeskripsikan tentang apa itu kaya, setiap orang bisa berbeda-beda, ada yang mengatakannya hidup berkecukupan, ada juga yang mendefinisikan tidak mempunyai hutang, adapula yang asal kaya hati, tetap saja kaya, dan masih banyak lagi.

Nenek Sarinem

Pada suatu pagi saya diajak jalan-jalan Rich Dad menikmati matahari pagi, pemandangan pegunungan, deru air terjun yang berlomba sampai ke dasar tebing di sekitaran lokasi kami menginap. Berhentilah kami memandangi sebuah warung kecil, pintu masih tertutup dengan gembok menempel di gagang pintu nya. Saya bertanya jam berapa warung ini akan buka, dulu sekali kami pernah kesini lebih pagi namun sudah melayani setiap pembeli yang datang pada seorang lelaki paruh baya yang datang menghampiri dengan sarung terselempang dan kupluk di kepala, khas daerah dingin.

How To Be Debt Free : 6 Kesalahan Terbesar Pengusaha

Sahabat Pejuang sekalian... Semoga hari ini sahabat sekalian berbahagia selalu. Saya ingin menuliskan kisah perjalanan kebangkitan hidup dan binsis dari seorang pengusaha yang sangat fenomenal di Indonesia. sebuah kesempatan langka bisa banyak memimba ilmu dari yang bersangkutan, beliau adalah Ir. H. Heppy Trenggono, M. Kom. Inspirasi perjalanan dalam membangun bisnis dan kehidupan tertuang dalam sebuah workshop "How to be debt Free" atau Bagaimana Lepas dari Lilitan Hutang. Heppy Trenggono, dulu pernah terlilit hutang hingga 62 miliar dan Alhamdulillah bisa terlepas  dan bahkan meloncat menjadi triliuner dalam waktu relatif singkat.  Beliau memberikan trik dan teknik melunasi hutang hutang yang cukup besar ini.  Biografi beliau nanti kita bahas terpisah, bahkan sudah ada yang membukukan "10 pengusaha sukses yang membangun bisnis dari nol", silahkan cari sendiri bukunya, kalau tidak salah terbitan Gramedia. Selamat mempelajari materi busines yang luar bias...